30 Oktober 2011

Miss You..


Aku tahu aku sendiri..
Sendiri dalam sepi menatap bintang..
Sendiri dalam sepi merangkul bulan..
Aku sendiri..

Aku hanya berpikir..
Apakah bintang yang ku tatap sama seperti bintang yang kau tatap?
Apakah bulan yang ku rangkul sama dengan bulan yang kau rangkul?
Pikirku terarah..


Tapi aku juga berpikir,
Apakah kau menatap bintang juga saat aku menatapnya?
Apakah kau merangkul bulan juga saat aku merangkulnya?
Aku tanya itu?

Aku manusia,
Aku wanita,
Pantaslah aku merangkai khayalan embun pagi sejuk di sarafku..
Pantaslah aku merangkai khayalan duri tajam di sarafku..

Aku terselubung awan hitam ketakutan..
Aku terselubung udara pekat mengikat..
Aku ingin dibebaskan..
Aku ingin dilepaskan..

Kamu, kamu dan hanya kamu..
Hanya kamu yang bisa menolongku..
Menolongku dengan membawa sekantong senyum pengobat rindu..
Menolongku dengan membawa semangkuk cinta penghapus lara..
Menolongku dengan membawa segenggam setia penghangat tubuh..

Kau tahu?
Aku merindukanmu...
Share:

Sesuatu tentangku..



Aku tak begitu berbakat dalam hal tulis menulis, tapi kekuatan untuk menjadi seorang penulis sangat terdorong kuat dalam hatiku. Aku ingin menjadi penulis. Kata orang menjadi penulis itu adalah menjadi seorang pemimpi, bagaimana bisa aku bermimpi lagi? Mimpiku sudah terlalu banyak yang runtuh dan bahkan ada juga yang berkarat.
Mimpiku amblas dalam beberapa perjalanan yang melelahkan. Aku bingung. Apakah ini yang nama putus asa? Allah tidak suka hal itu..
Tapi, kenyataannya aku sekarang takut bermimpi. Mimpiku terlalu banyak yang kacau, mimpiku terlalu banyak yang menghilang tanpa jejak dan bahkan bila meninggalkan jejak itu jejak yang suram.
Mimpiku indah, mimpiku penuh masa depan, tapi itu semua kadang berlalu begitu saja meninggalkanku dengan berbagai alas an yang menyakitkan.
Lupakan!!!!!! Dan raih mimpi baru..
Itu kata hatiku..
Namun, gara-gara mimpi terakhirku yang sangat indah berhenti di tengah jalan dan pergi tanpa peduli meninggalkanku, saraf ideku tersumbat.
Apa yang sebenarnya terjadi? Aku ingin bangkit kembali, melupakan hal yang telah lalu. Tapi kadang hal itu muncul seperti sebuah sengatan lebah. Dan itu yang membuatku sulit mengangkat tanganku untuk mulai menyambung penaku kembali.
aku hanya ingin mengingatkan diriku sendiri, "Ini ujian dari Allah!"
Sedikit demi sedikit aku yakin, aku akan pulih dari trauma mimpi ini. Aku tidak ingin trauma terhadap mimpi, karena mimpilah yang membuatku bisa menulis…. 
Share:

29 Oktober 2011

Mengenal Diri dan Orang Lain



“Mengenal Diri dan Orang Lain”





Dalam kehidupan di dunia ini Allah telah menciptakan manusia-manusia yang bermacam-macam karakter. Kita sebagai makhluk sosial yang diciptakan oleh Allah yang mempunyai berbagai perbedaan karakter antara satu dengan yang lain terkadang merasa bahwa karakter seseorang atau beberapa orang sama dengan karakter yang kita miliki, namun, tak jarang pula kita menemukan satu atau bahkan beberapa orang yang memiliki karakter yang berbeda dengan kita yang kadang membuat perbedaan yang sangat mendalam antara kita dengan orang tersebut.

Sebagai makhluk sosial kita juga membutuhkan interaksi dengan orang – orang yang ada di sekitar kita, oleh karena itu, apapun karakter yang dimiliki oleh kita atau lawan bicara kita sebaiknya kita tetap menghargai dan menanggapi dengan baik.
Sebelum itu, untuk mempermudah interaksi dengan lawan bicara kita, mari kita mengenali karakter diri kita terlebih dahulu, kemudian baru kita mengenali karakter lawan bicara agar kita tahu bagaimana cara menghadapi orang yang mempunyai karakter-karakter tersebut.

Jenis Karakter Manusia
Ada empat jenis karakter manusia yang diteliti oleh Hipocrates yang dikenal sebagai Bapak Ilmu Pengobatan, yaitu :
1.      Sanguinis ( Pembicara )
Orang sanguinis sangat gampang dikenali. Dia adalah pusat perhatian. Dia selalu riang, ramah, bersemangat, suka bergaul/ luwes dan suka berbicara. Segala sesuatu yang dihadapi dianggap sangat penting hingga dilebih-lebihkan tapi selalu pula dapat dilupakan begitu saja. Inilah salah satu kejelekan mereka disamping tidak disiplin, tidak bisa tenang/gelisah, tidak dapat diandalkan dan cenderung egois.
Orang sanguinis mampu dengan mudah untuk melangsungkan percakapan yang mengasyikkan hal ini adalah sesuatu yang merupakan segi plus yang membuat iri hati orang lain. Tetapi kalau dibawa sampai ke ujung yang ekstrim ( yang lebih mendasar ), orang sanguinis akan bicara terus-menerus, memonopoli, menyela, dan menyimpang terlalu jauh dari kebenaran.
Bergaul dengan orang sanguinis ini sebenarnya menyenangkan, jika dia bercerita dia bisa menggambarkan sesuatu dengan baik, sehingga pikiran kita diajak untuk merangkai kata - katanya seperti sebuah film di kepala kita, saking bagusnya penggambaran ceritanya.
Orang sanguinis ini orangnya gampangan. Cara dia menyelesaikan pekerjaannya adalah dengan cara yang dianggapnya paling menyenangkan (Fun Away). Bagi dia kalau pekerjaan itu menyenangkan baginya maka dia bisa-bisa tidak ingat waktu. Sayangnya, sang Sanguinis ini terkesan bertele-tele karena ingin selalu mencari celah-celah pekerjaan yang bagi dia bisa menimbulkan kegembiraan. Si Sanguin ini juga suka menunda-nunda pekerjaan bahkan kerap melupakan apa yang sudah dikerjakannya. Dia bekerja tanpa rencana dan cenderung menganggap remeh apapun yang dilakukannya. Sikapnya cenderung seenaknya. Kalau ada keramaian maka orang Sanguin selalu tampil paling menonjol, entah dari segi pakaiannya, teriakannya yang menarik perhatian orang atau tingkah lakunya yang nyentrik. Si sanguin ini bisa diibaratkan seorang anak yang terkurung dalam tubuh orang dewasa. Awet muda dan senang bermain-main.
                                                                                             
2.      Koleris ( Pemimpin )
Seorang koleris amat suka memerintah. Dia penuh dengan ide-ide, tapi tidak mau diganggu dengan pelaksanaannya sehingga lebih suka menyuruh orang lain untuk menjalankannya. Kemauannya yang keras, optimistik, tegas, produktif dipadu dengan kegemaran untuk berpenampilan megah, suka formalitas dan kebanggan diri menjadikannya seseorang yang berbakat pemimpin. Tapi karena dia juga senang menguasai seseorang, tidak acuh, licik, bisa sangat tidak berperasaan ( sarkastis) terhadap orang dekatnya sekalipun, akan menjadikan dia sangat dibenci.
Bakat orang koleris yang kuat untuk kepemimpinan yang cepat dan tajam sangat diperlukan dalam setiap tahap kehidupan pada zaman sekarang; tetapi kalau dibawa sampai titik esktrim, orang koleris yang kuat jadi sok berkuasa, mendominasi, dan manipulatif. Setiap pemimpin mempunyai sifat ini, tegas, lugas, dan salah satu ciri-ciri kepribadian ini adalah selalu ingin di depan tidak mau kalah dengan orang lain.
Orang dengan kepribadian ini menjadi orang yang diktaktor, selalu tampil dominan dan tidak mau di bawah orang lain, inginnya selalu diatas dalam segala hal. Orang dengan kepribadian koleris sangat mahir untuk urusan mengorganisir banyak orang dengan sifatnya yang tegas.
Kalau menyelesaikan suatu pekerjaan maka seorang Koleris akan menyelesaikannya dengan caranya sendiri (My Way). Dia sungguh kreatif, bahkan kalau ada manual sekalipun maka dia tidak suka menuruti manual tersebut. Pokoknya si koleris akan berusaha menyelesaikan pekerjaan itu sampai tuntas. Syaratnya harus dengan cara yang diyakini olehnya benar bukan dengan cara orang lain. Hambatan apapun akan diterjangnya guna mencapai tujuan. Orang dengan kepribadian ini juga senang mengatur orang lain akan tetapi dia sendiri tidak suka kalau dipaksa-paksa untuk melakukan sesuatu.

3.      Melankolis ( Pelaksana )
Segala sesuatu amat penting bagi dia. Perasaannya adalah hal yang paling utama. Justru karena itu dia melihat sisi seni sesuatu, idealis, cermat, dan amat perfeksionis. Kelemahannya ialah ia selalu berpikir negatif, berprasangka buruk, yang membuatnya khawatir, dan sibuk berpikir.
Orang melankolis memiliki pemikiran analitis yang mendalam dan merupakan ciri khas yang jenius, banyak dihormati oleh mereka yang pikirannya lebih dangkal, walaupun demikian kalau dibawa sampai ke titik ekstrim, itu menyebabkan kemurungan dan menekan perasaannya.
Kadang bergaul dengan orang melankolis menimbulkan kebosanan dalam diri kita, semuanya serba teratur dan teliti, segala sesuatu dikerjakan dengan langkah-langkah yang jelas dan terstruktur. Kalau lama dalam proses pengerjaan bukan karena malas tetapi karena hasilnya harus sempurna. Ciri-ciri kalau kita bertemu dengan orang melankolis ini biasanya dilihat dari kamar tidur atau kantornya, semuanya serba rapi, tertib dan terpola (kecuali kalau punya asisten atau istri yang siap membereskan arisip-arsip yang berantakan).
Orang Melankolis ini susah sekali diyakinkan, perlu data-data otentik yang mendukung argumentasi kita. Dan secara ekstrim dalam hal keuangan orang melankolis cenderung pelit, tapi untuk mengenai hasil pekerjaan, orang melankolis jagonya. Sangat pandai mengorganisasi sesuatu.
Melankolis adalah tipe pekerja teratur. Senangnya rapi dan sistematis. Dalam menyelesaikan pekerjaan maka seorang yang berwatak melankolik akan memilih cara terbaik (best way), bagaimanapun caranya. Kalau ada manualnya maka dia akan mengikuti manual itu 100% benar. Dia bekerja sangat tekun dan serius, dan selalu menuntut hal yang sama terhadap anak buah atau rekan-rekannya. Kalau ada yang melenceng sedikit dari
kemauannya maka dia akan murung dan muram sepanjang hari. Orang Melankolis ini cepat sekali tersentuh perasaannya. Hidupnya teratur dan kalau berpakaian selalu selalu rapi dan charming.

4.      Melankolis ( Pelaksana )
Segala sesuatu amat penting bagi dia. Perasaannya adalah hal yang paling utama. Justru karena itu dia melihat sisi seni sesuatu, idealis, cermat, dan amat perfeksionis. Kelemahannya ialah ia selalu berpikir negatif, berprasangka buruk, yang membuatnya khawatir, dan sibuk berpikir.
Sifat orang phlegmatis mudah bergaul, ini merupakan perpaduan yang mengagumkan dan menjadikannya orang yang paling disukai dalam kelompok mana saja, namun kalau dibawa sampai ke titik ekstrim, orang phlegmatis tidak peduli melakukan apa pun, masa bodoh, dan tidak punya kepastian.
Ciri-cirinya yang mudah dilihat adalah tidak mempunyai sikap yang jelas dalam mengambil keputusan, tidak mau secara tegas memihak sesuatu yang belum diketahuinya, cenderung damai dan tidak mau berkonfrontasi secara langsung dengan orang lain. Terkadang orang Phlegmatis memang harus didikte untuk mengerjakan sesuatu, biasanya orang phlegmatis kurang mahir untuk urusan-urusan yang detail, seperti yang paling sederhana merapikan kamarnya, tetapi seorang phlegmatis bisa menjadi peloby yang ulung dan bisa diandalkan untuk urusan berhubungan atau berkomunikasi dengan orang lain, karena sifatnya yang kalem dan tenang.
Orang phlegmatis ini nyaris tidak pernah marah. Senyumnya tulus. Hanya saja seperti orang yang tidak punya ambisi. Orangnya damai, dan tidak suka bertengkar. Dia juga pemalu dan cenderung tidak ingin menonjol di keramaian. Seorang phlegmatis akan menerima pendapat orang
lain apapun itu, meski belum tentu dia mengerjakannya. Kalau melakukan pekerjaan maka orang phlegmatis akan melakukannya dengan cara yang paling mudah (easy way). Kadang-kadang dengan menempuh jalan pintas.

Kepribadian Campuran dari Kepribadian Dasar
Keempat tipe kepribadian tersebut, menurut Littauer, juga bisa bercampur dalam diri seseorang. Littauer membedakannya menjadi empat:
·Campuran alami adalah: Sanguinis Koleris dan Melankolis Phlegmatis.
·Campuran pelengkap yang berorientasi hubungan adalah: Sanguinis Phlegmatis.
·Campuran pelengkap yang berorientasi tujuan adalah: Koleris Melankolis.
·Campuran berlawanan dianggap sebagai pertikaian batin adalah: Sanguinis Melankolis dan Koleris Phlegmatis.
Sedangkan yang mempunyai sedikit dari segalanya, dengan asumsi sudah mengikuti tes kepribadian dengan benar, dianggap mungkin phlegmatis, mungkin orang sempurna, atau mungkin orang yang masa kecilnya terlalu diarahkan, dikontrol, dan ditindas sehingga tidak mengenali diri sendiri.
Nah, dengan mempelajari empat karakter manusia di atas kita dapat mengetahui siapa diri kita sebenarnya, setelah itu kita juga bisa mengenal siapa sih sebenarnya lawan bicara kita. Dengan mempelajari hal – hal di atas kita bisa menentukan bagaimana cara kita menghadapi orang tersebut dengan karakter kita yang kita miliki sendiri.




Share:

Miss You..



Aku sepi dalam kurungan batu bata dan lumpur  yang bergelut menjadi satu..
Aku sendu dalam kemirisan pintu hati yang dibalut rindu..
Aku diam dalam kungkungan asap resah yang tak kunjung menghilang..
Aku tersungkur dalam gelapnya kerinduan yang tak tentu terang..
Aku sekarang sendiri..
Sendiri menunggu pelita hati datang mengobati rindu..
Aku sekarang sendiri..
Sendiri menunggu pelita hati menghapus sepi..
Aku sekarang sendiri..
Sendiri menunggu pelita hati menyemikan pucuk cinta..

Aku..
Hanya aku,
hanya aku yang menanti bulan yang entah kapan lagi menerangi tubuh lusuhku ini..
Aku merindukanmu…
Share:

21 Oktober 2011

Miss You...

Suara hati ini bersorak..
Suara hati ini bergembira..
Suara hati ini tertawa..
Suara hati ini bergemuruh riang..

Itu kamu...
Itu benar kamu..
Itu nyata kamu..

Aku tersipu melihatmu..
Aku tersipu memandangmu..
Kau yang kurindu..
Kau yang kuharap..
Kau yang kunanti..

Sekarang..
Ini kamu dihadapku..
Ini kamu yang tersenyum padaku..
Tampungan rindu di hatiku..
Kini meluap, membanjiri segumpal hati yang merekah..
Kau tahu?

Aku merindukanmu...

Share:

Segelintir Motivasi

PAY ATTENTION!!!
 
Merasakan sakit itu perlu..
Merasakan galau itu juga perlu..
Merasakan bingung itu pun perlu..
Merasakan hilang juga perlu..
Bahkan merasakan terpuruk itu perlu..
Itu semua demi pembelajaran hidup..
Itu semua demi pemupukan kedewasaan..
Tapi yang jauh lebih perlu adalah..
Bangkit setelah merasakan itu semua..
Stand up, Guys!!
Jangan kalah dengan semua rasa itu..
Kesuksesan kita tergantung dari cara bagaimana kita bangkit.. 

Share:

20 Oktober 2011

Jalan Tak Tentu Ujung

Just a litle about our journey...

Sebuah jalan yang tak tentu ujung belum tentu menyimpan keburukan..
Jalan tandus dan kering belum tentu berujung jurang..
Kerikil-kerikil penghias jalan belum tentu hanya bisa mengganggu pejalan..
Pohon kering di pinggir jalan adalah penyejuk bagi jiwa yang lelah dalam perjalanan..

Pandangan kita kabur, tak jelas..
Tak jelas terlihat sampai mana kita harus berhenti..
Ini tantangan, Teman..
Kita tak tahu apa yang akan kita hadapi di depan nanti..
Benar-benar kabur, apabila kita tidak memiliki perencanaan yang matang dalam perjalanan tak tentu ujung ini..

Jiwa muda..
Itu jiwa kita, Teman..
Jiwa yang gampang merasa lelah, namun juga gampang merasa bergairah..
Jiwa ini gampang lelah..
Hanya jika kita tak tahu apa yang harus kita rencanakan untuk perjalanan masa depan kita..
Hanya jika kita tak punya pegangan dan prinsip nyata tentang metode perjalanan masa depan kita..
Jiwa ini gampang bergairah..
Hanya jika kita matang dalam perencanaan perjalanan kita selanjutnya..

Selamat datang, Teman..
Selamat datang di jalan tak tentu ujung ini..
Sekarang,
Tergantung bagaimana kita merencakan perjalanan ini...

Dan di ujung jalan nanti..
Aku yakin,
Sesuatu yang indah menanti jiwa kita yang tegar..
Share:

19 Oktober 2011

Something about dream

Mimpi adalah tempat dimana semuanya bermula...
Bukan mimpi dalam arti sebenarnya, tapi mimpi dalam arti yang lebih spesifik tentang sebuah penggambaran keinginan dan kemauan untuk masa depan..
Masa depan, tahun depan adalah masa depan, bulan depan adalah masa depan, minggu depan adalah masa depan dan bahkan satu detik kedepan adalah masa depan yang belum kita tahu apa yang akan terjadi..
Suatu keinginan kita atau beberapa keinginan yang kita rencanakan dalam menit sebelumnya adalah sebuah mimpi yang tentu atau bahkan tidak tentu kita dapatkan..
Mimpi adalah penentu kita, penentu bagaimana kita melangkah selanjutnya..
Tak punya mimpi maka bisa dibilang tak punya masa depan..
Berani bermimpi bisa dibilang berani menghadapi langkah selanjutnya untuk masa depan..

Ada yang bilang,
Mimpi adalah sebuah keajaiban yang bisa membuat orang menanamkan rasa percaya diri, semangat maju, kesabaran, keteguhan, kebencian, bahkan persaingan..
Mimpi bisa membuat keadaan seseorang berubah dalam jangka waktu pendek ataupun panjang..
Mimpi memang hanya sebuah kata..
Tapi, percaya atau tidak, mimpi adalah sebuah hal yang membuat seseorang mempunyai tujuan hidup....
Share:

Perjalanan Hidup

Hidup kita ini adalah sebuah perjalanan yang tak pernah tahu dimana ujung jalannya..
Hidup kita ini adalah sebuah perjalanan yang tak pernah tahu kapan sampainya..
Hidup kita ini adalah sebuah perjalanan yang berisi ilmu dengan kapasitas dan kuantitas yang berbeda-beda..
Hidup kita ini adalah sebuah perjalanan yang melelahkan tapi juga menyenangkan..
Nikmati perjalanan ini..
Hayati perjalanan ini..
Maknai perjalanan ini..
Suatu kebodohan apabila kita selalu mengeluh dan menyesal dengan perjalanan yang telah lalu..
Suatu kebodohan apabila kita menyerah dan terpaku dengan perjalanan yang akan kita hadapi..
Perjalanan kita ini masih panjang, teman..
Persiapkan sebaik mungkin perjalanan kita..
Sesungguhnya sepandai-pandai orang adalah yang menyiapkan diri untuk perjalanan yang tak pernah henti..
Orang itu adalah orang mengambil bekal dari dunianya untuk kehausan yang tersegarkan..

Share: